7 Kriteria Partner Kerja Yang Baik, Berpengaruh Di Karirmu!

Apa Partner Kerja Yang Baik

Lingkungan kerja merupakan salah satu hal yang akan berkaitan dengan kinerja karyawan. Dengan lingkungan yang dinamis maka bisa membawa ide segar dan kreativitas dalam memecahkan masalah.

Nah yang menciptakan sebuah lingkungan yang baik adalah orang-orang yang ada di dalamnya bukan keadaanya. Partner kerja dalam sebuah kinerja tim memang sangat mempengaruhi hasil kinerja dari suatu tim tersebut. 

Apakah bisa menjadi baik atau malah buruk. Jika sebuah produktivitas karyawan mengacu pada rekan kerja, maka karyawan harus menemukan rekan kerja yang ideal untuknya.

Tidak bisa dipungkiri jika berada di suatu perkantoran kamu akan menemukan berbagai macam tipe karyawan, dan akan memberikan pengaruh terhadap rekan kerja yang lain. 

Bagaimana dengan kamu? Tipe partner kerja seperti apa kamu ? Bisakah kamu menjadi partner kerja yang baik untuk teman-temanmu?

Ini 7 Tipe Rekan Kerja Yang Baik

Dalam satu kantor, kamu bisa menemukan berbagai jenis orang dengan tipe yang berbeda-beda. Perhatikanlah tipe orang di bawah ini. Sudahkah kamu memiliki salah satunya?

1. Inovator

Tipe partner inovator selalu memiliki ide – ide baru dalam menyelesaikan sebuah masalah dengan efisien atau memberikan ide – ide baru dalam mengembangkan sebuah produk.

Partner kerja yang memiliki tipe seperti ini biasanya sangat bisa diandalkan untuk mengatasi sebuah masalah atau memperbaiki sistem sehingga dapat bekerja dengan baik. 

Tidak hanya itu saja, ia juga bisa memberikan semangat kepada rekan kerja yang lainya dengan aura positif.

2. Pionir

Pionir lebih menjadi seorang pemikir untuk menentukan sebuah langkah selanjutnya yang harus dilakukan. Selain itu juga memiliki kemampuan dalam beradaptasi dengan lingkungan dia berada.

Sifat rekan kerja yang satu ini sangat penting dalam membertimbangkan segala masalah dan memberikan usulan – usulan yang membangun.

3. Integrator

Tipe integrator memiliki rasa empati yang besar terhadap orang lain. Ia pandai menjalin hubungan dengan orang lain sehingga memahami orang yang bersamanya.

Tipe integrator akan mengumpulkan berbagai macam masukan dan mempertimbangkan pendapat yang ada. Dengan begitu tipe integrator dapat memberikan solusi dalam suatu masalah.

Dengan kemampuan memahami sebuah konteks yang teramat luas bisanya tipe integrator selalu bisa memberikan jalan keluar penyelesaian masalah. Ia pun mampu menenangkan hubungan yang memiliki pendapat yang berbeda. 

4. Advokat

Tipe partner advokat memang memiliki keberanian yang tinggi dalam menyampaikan pendapat. Entah untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. Tipe advokat juga bisa memberikan dukungan pada masa – masa tertentu untuk orang lain maupun dalam tim.

Seorang bertipe advokat mampu menyelesaikan kesulitan dan masalah yang ada di diri orang lain untuk membantuku dalam menyelesaikan masalahnya. Tipe ini juga memiliki motivasi yang tinggi dalam mengerjakan sesuatu hal hingga maksimal.

5. Pencari jalan

Tipe pencari jalan adalah partner kerja yang memiliki jaringan yang sangat luas dan memiliki pengetahuan yang sangat luas. Ia akan menjadi sumber informasi untuk rekan satu timnya, bahkan untuk suatu perusahaan.

Biasanya orang ini ramah dan mudah bersosialisasi. Hal tersebut menjadikan orang bertipe ini bisa dijadikan ujung tombak dalam suatu perusahaan. 

6. Optimistis

Tipe partner optimistis selalu memberikan pandangan yang positif terhadap suatu masalah atau pengembangan untuk mencapai sebuah tujuan. Tipe ini akan selalu memberikan penyemangat dalam semua keadaan, dan bahkan keadaan tersulit yang dihadapi.

Tipe seperti ini biasanya juga piawai dalam penyelesaian permasalahan memilih strategi yang tepat dalam penyelesaian. Biarpun terkadang memang diperlukan gambling dalam pengambilan keputusan ya.

7. Pekerja Keras

Tipe pekerja keras memiliki motivasi sangat tinggi dalam mengerjakan setiap pekerjaan.Tipe ini biasanya sedikit bicara dan sangat fokus terhadap apa yang dikerjakannya. Lebih sering terlihat individualis, namun memiliki usaha yang selalu maksimal.

Dengan mengetahui tipe – tipe partner kerja diatas maka kamu bisa menerapkannya dalam kehidupan di kantor. Sehingga kamu bisa membangun kondisi yang menyenangkan ketika bekerja.

Pengaruh Positif Partner Kerja

Kamu tidak bisa hidup sendiri di kantor karena kamu akan selalu melakukan interaksi dengan rekan-rekanmu. Disamping itu bisa bekerja dengan rekan yang tepat memberimu banyak keuntungan.

Rekan kerja tidak hanya sebagai teman ngobrol saja. Banyak dampak positif yang bisa diberikan oleh rekan kerja yang tepat. Apalagi jika kamu harus bekerja dengan satu tim untuk menyelesaikan proyek.

Tidak hanya dalam tugas tim namun juga dalam tugas individu. Partner kerja berkontribusi dalam mempengaruhi keseluruhan kegiatan dunia kerjamu.

Berikut adalah dampak dari partner kerja yang tepat untukmu:

1. Produktivitas Kerja Meningkat

Kamu bisa mengatasi berbagai masalah bersama dengan menggunakan ide-ide cemerlang. Ingat hasil kerja bisa maksimal karena kontribusi banyak pihak.

2. Pemberi Dukungan Untuk Berkembang

Partner kerja yang baik tidak hanya membantu kamu dalam menyelesaikan setiap pekerjaan. Kehadirannya bisa mendukung kamu agar kamu lebih semangat dalam meniti karir.

3. Meredakan Stress

Pekerja yang cenderung bekerja secara individual lebih cenderung pendiam. Tidak adanya komunikasi dalam setiap pekerjaan membuatmu semakin tertekan dan rawan stress.

Berbeda ketika kamu memiliki partner yang ideal. Seburuk apapun kondisi pekerjaanmu, maka hal tersebut bisa kamu abaikan.

4. Membangun Persahabatan

Di tempat kerja kamu tidak melulu harus bekerja dan bekerja. Kamu juga membutuhkan kehidupan yang menyenangkan selain bekerja walaupun itu di tempat kerja.

Beruntunglah kamu jika kamu bertemu sahabatmu di tempat kerja. Karena kamu bisa berbagi rasa suka dan duka bersama. Apalagi kalau partnermu itu bisa saling mengerti dan mendukung dalam karir.

Jika selama ini kamu belum menemukan partner kerja yang tepat, maka kamu bisa terbuka dan menjadi lebih baik. Banyak sekali dampak positif partner kerja yang akan kamu rasakan terutama dalam hal produktivitas.

Pengaruh Negatif Partner Kerja

Jangan main-main ketika berada di lingkungan kerja karena taruhannya adalah karir. Maka dari itu kamu seharusnya bisa bersikap baik kepada seluruh karyawan yang ada di kantor.

Karena kamu tidak bisa mengendalikan setiap orang yang ada di kantor, bisa saja kamu menghadapi berbagai perlakuan yang tidak menyenangkan. Berikut adalah pengaruh negatif yang bisa kamu terima dari partner kerja:

1. Mencuri Ide

Namanya mencuri pasti tidak dilakukan dengan meminta izin terlebih dahulu. Mencuri ide sekecil apapun akan mencoreng martabatmu. Hal itu menunjukkan bahwa kamu tidak peduli dengan orang lain.

2. Bergosip

Bergosip itu enak tapi tidak ada manfaatnya. Apalagi kalau sampai menyebar berita yang belum tentu kepastiannya di kantor.

Kamu akan dicap sebagai ember bocor dan tidak ada orang yang akan mempercayaimu lagi.

Bersahabat dengan rekan kerja memang bisa meningkatkan produktivitas. Namun jangan sampai salah memilih rekan kerja ya.

Tips Menjadi Partner Kerja Yang Baik

Jika kamu sudah menyadari bahwa dirimu kurang baik dengan partner kerjamu segera lakukan perubahan. Kamu bisa memperbaiki diri dengan cara sebagai berikut ini:

1. Diam

Diam yang dimaksud bukan tanpa interaksi dengan yang lainnya, namun lebih bisa menempatkan diri. Seperti halnya kamu memilih untuk diam saat diajak bergosip, atau memelankan suara jika ruang kerja yang  kamu tempati kecil sehingga tidak mengganggu karyawan yang lainya.

2. Tidak mudah berkecil hati

Menjadi partner kerja yang baik dan profesional kamu juga harus bisa menerima segala kritikan yang ditujukan untuk dirimu. Dengan kritikan kamu akan lebih bisa mengevaluasi diri untuk menjadi lebih baik kedepanya.

3. Kerjasama yang baik

Memberikan feedback atau balasan yang baik dalam sebuah tim memang sangat diperlukan. Dengan membangun kerja sama yang baik dalam sebuah tim, maka pekerjaan akan segera selesai dan meringankan untuk semua.

4. Pribadi yang positif

Menjadi pribadi positif akan selalu memberikan ketenangan dan kenyaman untuk diri sendiri dan orang lain saat menjalankan sebuah pekerjaan. Dengan memiliki karakter ini kamu kan bisa menciptakan suasana yang baik dan menenangkan.

5. Pekerja keras

Karakter yang terakhir merupakan karakter yang diidam-idamkan di sebuah dunia pekerjaan. Seorang pekerja keras bisa membantu orang lain ataupun tim saat menyelesaikan pekerjaan atau masalah yang sedang dihadapi.

Dalam dunia kerja memang tidak bisa sembarangan menempatkan diri dan ego. Namun harus tahu bagaimana bersikap agar mampu menjadi partner kerja yang baik dan profesional.

Yuk perbaiki diri agar partner kerja kamu bisa betah bekerja sama denganmu.

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar