Cara Jualan Online Tanpa Modal Tapi Menguntungkan

Bagaimana cara jualan online tanpa modal tapi menguntungkan

Banyak orang yang beranggapan untuk memulai suatu usaha sendiri memerlukan banyak modal.

Padahal banyak sekali cara mendapatkan keuntungan dari usaha sendiri tanpa harus mengeluarkan modal yaitu berjualan melalui internet.

Tidak heran jika banyak yang memilih mundur bekerja sebagai karyawan dan memilih menjalankan usaha sendiri dengan jualan online.

Walaupun tanpa modal, menjalankannya dibutuhkan keuletan, kerja keras, dan kegigihan.

Sebagai pemula, kamu tidak perlu takut untuk memulainya, karena sebuah hasil tidak akan mengkhianati proses.

Bingung mau memulainya dari mana ? Yuk baca artikel cara jualan online tanpa modal tapi menguntungkan dibawah ini.

1. Menetukan Target

Sebelum memulai bisnis kamu harus menentukan target terlebih dahulu.

Menetukan barang yang akan kamu jual kepada siapa lebih penting dibandingkan dengan menentukan barang yang hendak dijual.

Misalnya, target marketnya adalah ibu-ibu muda maka produk yang dijual bisa perlengkapan bayi, perlengkapan ibu hamil atau fashion.

Berbeda kalau kamu menentukan barangnya dulu baru target pasaran. Misalnya kamu ingin menjual sepatu bayi.

Maka target pasaran terbatas pada ibu-ibu muda saja.

Dalam menentukan target marketing maka kamu harus berpatokan pada Buyer Persona.

Buyer Persona merupakan profil yang berasal dari orang yang akan menggunakan produk kamu.

Ada 4 hal yang harus diperhatikan da;am Buyur Persona:

  • Demografi yang meliputi jenis kelamin, tempat tinggal, pendidikan, pekerjaan dll.
  • Minat
  • Perilaku, mulai dari sosmed yang sering digunakan, sistem operasi dll.
  • Tujuan seperti mimpi yang akan dicapai, masalah yang dihadapi dll.

2. Menetukan Model Penjualan

Model atau jenis penjualan seperti apa yang hendak kamu lakukan?

Ada banyak model bisnis online tanpa modal, diantaranya:

Menjadi Dropshipper

Dropshipper pada dasarnya menjualkan produk distributor, toko, atau usaha lainya.

Dan yang harus kamu lakukan adalah mencari dan mengelola calon konsumen atau pelanggan yang memesan suatu produk atau barang melalui kamu.

Jika kamu sudah memiliki pelanggan yang memesan produk atau barang, lakukan pemesanan kepada toko yang kamu percaya.

Setelah pesanan diterima toko, toko akan segera mendistribusikan kepada pelanggan.

Kamu tinggal menunggu saja, dan tugas kamu selesai. Karena untuk urusan packing, produksi, dan pengiriman sudah diurus oleh toko kepercayaanmu tanpa melibatkan kamu.

Dengan banyaknya perusahaan e-commerce saat ini dapat kamu manfaatkan untuk menjalin kerja sama.

Dan kamu tidak perlu memiliki stok barang yang pastinya akan memerlukan modal terlebih dahulu.

Cara menjadi dropshipper:

  • Menentukan Produk Jualan

Tentukan produk apa yang kamu ingin kamu jual dengan memperhatikan kebutuhan konsumen.

Saat kamu menentukan produk yang ingin kamu jual, sebisa mungkin hindari produk yang memiliki kompetitor besar.

Selain itu carilah produk yang simple, tidak mudah rusak, dan awet, agar tidak beresiko saat pengiriman.

  • Target Pasar

Setelah kamu memutuskan untuk menjual produk, kamu harus memutuskan sasaran pasar.

Apakah itu pria, wanita, anak muda, anak, orang tua, hobi, atau yang lebih global.

Hal ini berguna untuk membuatmu fokus dalam menyediakan kebutuhan mereka.

  • Analisis Kompetitor

Melakukan analisis terhadap kompetitor juga harus kamu lakukan, kamu dapat mempelajari aktivitas mereka.

Dengan begitu kamu akan mengetahui aktivitas yang harus kamu lakukan selanjutnya.

  • Mencari Supplier Atau Toko

Pilih toko atau supplier yang memiliki harga yang murah dibanding dengan toko atau supplier lain.

Dalam hal ini kamu dapat menentukan toko atau supplier mana yang layak kamu jadikan kerja sama.

Supplier yang atau toko yang baik untuk dijadikan kerja sama adalah dia yang memiliki pelayanan baik.

Selain murah, toko yang kamu pilih harus memiliki hitungan komisi yang jelas, fast respon pemesanan, dapat dipercaya, produknya berkualitas, stok barang berlimpah.

  • Memahami Produk

Dengan pengetahuanmu tentang produk yang kamu jual, kamu bisa menjawab pertanyaan yang diberikan calon pelanggan.

Menjadi Reseller Online

Hampir sama dengan Dropshipper namun berbeda. Perbedaan Reseller dengan Dropship adalah pada sistemnya.

Jika dropship melakukan pemesanan barang langsung pada toko dan dikirim dari toko tersebut, reseller biasanya harus membeli barang dahulu.

Pembelian biasanya dilakukan dalam jumlah besar dan mendapatkan potongan harga atau diskon produk yang dibeli.

Setelah mendapatkan produk, kamu menjualnya dalam harga normal atau sesuai keingin kamu.

Sama aja menggunakan modal ? Menjadi reseller tidak harus menggunakan modal di awal untuk membeli suatu produk kemudian baru menjualnya lagi.

Kamu bisa menjadi reseller tanpa membutuhkan modal, dengan catatan kamu harus jeli untuk mencari toko atau atau klien dengan jeli.

Biasanya yang memiliki banyak program reseller adalah perusahaan yang bergerak pada bidang jasa.

Seperti website, jasa penyewaan web hosting, jasa percetakan, jasa sablon, dan banyak lainya.

Pilihlah perusahaan yang bisa kamu ajak kerjasama, dan kamu hanya perlu mencari pembeli untuk kamu arahkan pada produk yang kamu jual.

Cara Menjadi Reseller:

Cara menjadi reseller dengan dropship hampir sama seperti yang sudah disebutkan diatas.

Hanya saja kali ini kamu harus lebih jeli dalam menjalin kerja sama terhadap toko karena tidak semua toko menyediakan program reseller yang tanpa modal.

  • Pastikan kualitas produk

Kamu harus memastikan terlebih dahulu kualitas produk dan layanan toko atau perusahaan yang menyediakan jasa.

Lebih baik kamu mencoba sendiri sebelum memutuskan pembelian pada toko atau perusahaan tersebut.

  • Respon yang baik

Pastikan pihak yang ingin kamu ajak kerjasama mudah dihubungi, dan memiliki respon yang cepat.

  • Harga yang bersaing

Sebelum melakukan pembelian, tanyakan terlebih dahulu harga yang dipatok oleh penyedia jasa tersebut.

Menjual Jasa

Jika menjadi dropshipper atau reseller kurang kamu minati, cara jualan yang  bisa kamu lakukan adalah dengan menjual jasa, atau kemampuan yang kamu miliki.

Seperti halnya kamu memiliki kemampuan dalam bidang grafis, menguasai coreldraw, photoshop, membuat website atau yang lainya, kamu bisa menawarkannya kepada pelanggan yang membutuhkannya.

Selain beberapa hal diatas, kamu juga bisa menawarkan jasa mu secara online jika kamu memiliki kemampuan serba bisa.

Seperti service AC, Tv, kulkas atau yang lainya yang kamu kuasai. Dengan begitu kamu hanya tinggal memperhatikan faktor – faktor dibawah ini.

  • Tetapkan tarif yang sesuai dengan kualitas jasa atau pekerjaan yang kamu lakukan.
  • Berikan pelayanan sebaik mungkin dengan menggunakan kemampuan yang kamu miliki.
  • Jangan terlalu memikirkan keuntungan atau pendapatan.Yang terpenting adalah membuat pelanggan puas akan pelayanan mu, sehingga mereka akan memberikan rekomendasi kepada teman – teman mereka, dan secara tidak langsung akan menaikkan pasaranmu.

3. Menyiapkan Media Promosi

Cara mempromosikan produk online tentu saja bisa dengan berbagai jenis media online.

Namun media yang digunakan harus memuat gambar produk karena dapat memancing rasa penasaran calon pelanggan.

Jika produknya saja bisa gratis alias tidak pakai modal, medianya pun juga bisa gratis.

Media Sosial

Media sosial saat ini memang sekali digunakan untuk berbagai macam aktivitas. Dari kehidupan sehari hingga melakukan bisnis. 

Kamu bisa memanfaatkanya untuk sarana promosi atau jualan produk yang kamu miliki. Banyak sekali media sosial yang bisa kamu gunakan dan dapat kamu sesuaikan dengan kebutuhan.

  • Facebook

Facebook merupakan sebuah media yang dapat kamu manfaatkan sebagai sarana jualan online, seperti reseller, dropshipper, atau menjual jasa.

Caranya juga sangat mudah, kamu hanya perlu membuat profil pribadi yang berisikan produk dagangan yang ingin kamu jual.

Atau kamu juga bisa membuat halaman facebook, group facebook, atau marketplace facebook.

  • Instagram

Selain facebook, instagram juga memiliki potensi aktivitas jual beli yang tinggi.

Jika kamu memiliki follower yang sangat banyak, dapat juga kamu gunakan untuk menarik calon pembeli.

Marketplace

Saat ini marketplace banyak sekali yang meminatinya, dan berbagai macam marketplace dapat dengan mudah kamu temukan.

Katakanlah seperti lazada, blibli, TokoPedia, BukaLapak, shopee dan masih banyak lainya.

Cara mudah saja, kamu hanya perlu membuat dan mendaftarkan akunmu untuk memulai membuka toko sendiri pada marketplace tersebut.

Jika kamu ingin menjual jasa, kamu dapat menggunakan marketplace seperti project.co.id, sribulancer.com atau yang lainya.

Website atau Blog

Selanjutnya kamu juga bisa menggunakan website atau blog yang dapat kamu buat secara gratis.

Carilah website yang mudah dan gratis seperti wordpress.com atau blogspot yang mana sudah memiliki rating bagus baik dalam mesin pencarian Google atau Bing.

Dengan begitu website atau blog kamu untuk berjualan akan lebih mudah ditemukan pelanggan.

YouTube

Berjualan melalui Youtube ? Bisa saja. Bahkan lebih mudah untuk mendapatkan pelanggan.

Dimana kamu bisa membuat video promosi untuk produk yang kamu jual.

Selain kamu dapat keuntungan dari berjualan produk, kamu juga akan dapat keuntungan dari YouTube itu sendiri.

4. Mendatangkan Traffic

Tahap terakhir dalam cara berjualan online adalah mendatangkan traffic.

Cara mendatangkan traffic ini bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu organik dan berbayar atau non organik.

Organik

Mendapatkan traffic dengan cara alami sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan uang sdikit pun baik untuk membayar AdWords maupun Facebook Ads.

Cara organik bisa dilakukan dengan cara:

  • Membagikan link situs pada sosial media
  • Blog walking
  • Broadcast emailo
  • Optimasi SEO

Non Organik

Kamu bisa membayar iklan pada layanan pengiklan berbayar.

Inilah salah satu strategi yang banyak digunakan oleh internet marketer belakangan ini.

Iklan berbayar bisa dijalankan dengan:

  • Google Ads
  • Bing Ads
  • Instagram Ads
  • Facebook Ads

Pembelian dapat dilakukan ketika traffic sudah datang. Kamu tinggal mengarahkanya pada prospek pembelian.

5. Melakukan Evaluasi

Setelah penjualan online berjalan, maka langkah selanjutnya adalah dengan melakukan evaluasi.

Perhatikan hal-hal dibawah ini untuk mengoptimalkan penjualan produk yang kamu miliki:

  • Pelajari produk yang ingin kamu jual. Hal ini untuk menentukan harga jual supaya tidak salah menetapkan harga.
  • Pelajari cara sukses kompetitor yang kamu miliki, baik dalam promosi atau mendapatkan pelanggan, dan coba untuk melakukannya.
  • Masukkan kata kunci pada SEO tentang produk yang kamu miliki. Hal ini bertujuan untuk mempermudah ditemukan pelanggan saat melakukan pencarian pada mesin pencarian Google atau yang lainya.

Kesimpulan

Cukup simpel kan cara berjualan online tanpa modal?

Namun prakteknya tidak semudah teorinya lho. Walaupun tidak mengeluarkan modal bukan berarti tidak sukses.

Atau sebaliknya yang punya modal banyak belum tentu lebih sukses.

Apapun bisnisnya berapapun modalnya pasti membutuhkan kerja keras serta perjuangan. Jangan lupa juga perdalam ilmu internet marketing.

Jadi jangan takut untuk mencoba, karena dari hal – hal kecil akan menjadi besar.

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar