Apa Itu SEO? Dan Bagaimana Cara Kerjanya

Ketika kamu mengetik sebuah kata kunci pada search engine seperti Google, Bing! atau search engine yang lain, apakah kamu melihat daftar website yang ditampilkan pada halaman pencarian?

Misalnya kamu pengen mencari artikel tentang “Cara Kerja Mikroskop” hasil yang ditampilkan pasti seputar mikroskop. Entah itu pengertian, jenis , cara kerja, harga ataupun hal lain yang berkaitan dengan mikroskop.

Tidak mungkin yang ditampilkan adalah “Cara Kerja Dongkrak Hidrolik” atau malah “Cara Kerja Mixer”. Pernahkah kamu berfikir bagaimana cara search engine tersebut menyaring atau menampilkan website-website tersebut?

Mesin pencari memberikan rekomendasi website yang dibutuhkan tidak secara acak. Namun berdasarkan kualitas serta seberapa relevan dengan kata yang kamu cari.

Hampir selalu website yang ada di page 1 adalah website paling relevan dengan yang kamu cari. Hasil pencarian yang ditampilkan pada page 1 pada umumnya berkisar antara 6-10 website.

Faktor tersebut juga karena dilatarbelakangi oleh optimasi SEO. Namun tidak hanya satu faktor yang mempengaruhinya, ada berbagai faktor.

Jadi apa itu SEO? Jika kamu ingin memperdalam ilmu tentang SEO baca artikel di bawah ini ya.

Pengertian SEO

Search Engine Optimization atau yang sering disebut dengan SEO. Yang merupakan sebuah serangkaian usaha yang dilakukan  untuk mengoptimasi website pada mesin pencari.

Agar website atau halaman yang dioptimasi menempati peringkat teratas dalam hasil pencarian. Dengan kata lain apakah website yang kamu miliki layak untuk ditampilkan pada rangking teratas.

Pengertian SEO ini juga merupakan tujuan dasar dari SEO. Sedangkan tujuan utama SEO adalah meningkatkan trafik website dari pengguna internet. 

Kenapa Menggunakan SEO Untuk Website?

Google merupakan salah satu mesin pencari paling banyak digunakan di dunia. Kalau kita berbicara tentang SEO maka pembahasan utama ya SEO Google.

Sejak kemunculannya, setiap orang yang ingin mendapatkan informasi secara online pasti menggunakan Google. Jika ada orang bertanya, apa sih pengertian SEO? Jawabannya pasti “Coba aja googling” atau kalau tidak “Buka mbah Google dong!”.

Maka dari itu banyak pemilik website yang mengunggah artikel atau kontennya di Google. Berdasarkan riset Google, website atau halaman yang berada pada peringkat 1-3 mendapatkan total klik lebih dari 50 %.

Sedangkan situs yang berada di peringkat satu mendapatkan 20% dari total klik. Inilah pentingnya optimasi SEO, sehingga kamu bisa mendapatkan ribuan bahkan puluhan ribu pengunjung per hari nya.

Selain itu pengunjung mesin pencari adalah orang-orang yang membutuhkan informasi dan produk yang dibutuhkan. Jika kamu memiliki bisnis online, maka kamu bisa merubah pengunjung menjadi konsumen.

SEO VS Non SEO

Bagaimana membedakan hasil pencarian SEO dan Non  SEO? Misalkan kamu pemilik sebuah agen travel bernama Yuktravel.

Kemudian kamu mencoba mengetikkan kata “Paket tour Lombok 2020” pada mesin pencari misalnya Google. Maka akan muncul beberapa rekomendasi artikel terkait tour Lombok 2020.

Pada page 1 hasil pencarian kamu bisa menemukan website mu. Hal ini berarti bahwa kamu telah berhasil melakukan SEO dengan sukses. Semakin tinggi urutan web mu di page satu maka semakin baik pula websitemu.

Bagaimana dengan hasil pencarian Non SEO? Ambil contoh sama dengan hasil pencarian SEO di atas mengenai “paket tour Lombok 2020”.

Berdasarkan contoh di atas akan terlihat website yang ditandai dengan tulisan “Iklan” atau “Ads”. Itulah website yang tidak dioptimasi dengan SEO.

Kenapa bisa bertengger di halaman pertama? Lalu apa pengaruhnya terhadap website?

Kelebihan SEO

  1. Jika website/ halaman sudah ada pada peringkat pertama pada mesin pencari, maka websitemu mendapatkan kesempatan untuk muncul 24 jam selama satu minggu. Hal ini berarti situs akan mendapatkan trafik terus menerus dari user.
  2. Tidak perlu membayar kepada Google atau mesin pencari untuk bisa menampilkan website atau halaman selama 7 hari berturut-turut.
  3. Bisa lebih bebas untuk menentukan judul serta deskripsi website maupun halaman. 
  4. Bisa membangun brand perusahaan dengan profesional dan baik.

Kelebihan Non SEO

  1. Jika Google memunculkan website atau halaman bisa berada pada page 1,2 atau 3.
  2. Bisa dengan cepat berada pada page 1 hanya dalam hitungan satu jam dan kamu bisa segera memasarkan produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Kekurangan SEO

  1. Tidak bisa dengan instan berada pada page atau ranking atas. Waktu yang dibutuhkan berbeda-beda bisa satu hari, dua hari, 1 minggu, 1 bulan atau waktu yang lebih lama lagi.
  2. Membutuhkan waktu, tenaga biaya lebih saat melakukan SEO.
  3. Pesaing website atau halaman yang akan naik ke ranking atas lebih tinggi dibandingkan dengan website atau halaman non SEO.

Kekurangan Non SEO

  1. Hasil pencarian akan disebut dengan iklan, ads, paid ads, PPC, CPC adalah hasil non organik dan tidak bisa berada di ranking atas Google secara permanen.
  2. Membutuhkan biaya iklan yang cukup besar.
  3. Jika anggaran iklan sudah jatuh tempo maka Google akan menggantikan penayangan iklan website atau halaman.

Bagaimana SEO Bekerja?

SEO memberikan optimasi kepada website atau halaman sehingga pengunjung bisa menemukanya dengan mudah dengan bantuan keyword atau kata kunci.

Ketika kamu mengetik sebuah keyword pada mesin pencari, Google hanya membutuhkan waktu sepersekian detik untuk menampilkan website yang relevan dengan KW mu. Terlihat mudah dan simpel ya?

Namun proses yang terjadi di dalam Google tidak semudah yang kamu bayangkan lho. Jika kamu tahu si Google sudah bekerja sebelum kamu memasukkan kata apa pun di dalam kolom pencarian.

Canggih ya? Memang. Apa saja yang dilakukan oleh search engine ini? Berikut adalah tugas yang dilakukan Google untuk menyaring informasi yang relevan dengan kata kunci apapun.

1. Crawling

Google akan mengambil semua informasi yang ada pada halaman website yang memiliki hubungan dengan situs web tersebut. Semua website yang memiliki topik yang sama akan diperiksa oleh Google dengan Googlebot.

2. Indexing

Kemudian semua halaman web yang sudah diperiksa akan diberikan indeks.

3. Processing

Proses ini berlangsung ketika user memasukkan keyword ke dalam kolom pencarian. Misalnya kamu mengetikkan “pengertian SEO” maka mesin pencari akan membandingkan semua web yang memiliki keyword “pengertian SEO” yang sudah diindeks dalam database.

4. Calculating Relevancy

Pada sebuah halaman website pasti memiliki lebih dari satu keyword yang dimasukkan.

Tidak mungkin dalam artikel “Apa itu SEO?” tidak hanya mengandung kata tersebut satu kali. Pasti lebih dari satu kali.

Pada saat ini mesin pencari menghitung relevansi pada setiap website yang sudah terindeks.

5. Retrieving Result

Inilah proses terakhir yaitu mesin pencari mengambil beberapa hasil yang paling relevan dengan keyword yang dimasukkan. Kemudian ditampilkan pada daftar pencarian.

Website atau halaman yang ada pada halaman teratas adalah yang memiliki relevansi yang paling tinggi.

Itulah kenapa ada konsep SEO, sehingga mesin pencari tidak asal-asalan dalam menampilkan website yang diinginkan oleh para user. Lalu adakah jaminan dengan kualitas pencarian yang dilakukan oleh search engine?

Tentu saja ada. Mesin pencari memiliki sebuah aturan yang disebut dengan algoritma. Algoritma ini berfungsi sebagai alat pemasti agar user mendapatkan informasi yang paling relevan.

Tapi jangan mentang-mentang menggunakan SEO, konten yang kamu buat tidak berkualitas ya. Pastikan konten tetap nomor satu. Jika pengunjung saja cinta kepada kualitas konten begitu pula search engine.

Apa Saja Jenis SEO?

SEO terdiri dari dua jenis yaitu on site serta off site. Apa perbedaanya? Kedua-duanya sama-sama penting dan berkaitan.

Jadi gunakanlah kedua jenis SEO tersebut pada websitemu agar semakin optimal.

SEO On Page

Yang dimaksud dengan SEO on Page seperti apa? SEO  on Page merupakan proses optimasi website yang berasal dari dalam website itu sendiri.

SEO on page berfokus pada kualitas konten. Jangan hanya asal memasukkan sebanyak-banyaknya keyword ke dalam konten.

Perhatikan juga bagian dari website seperti heading tag, title tag, meta description, Title Tag, permalink, image alt-tag, outbond Link serta emphasize.

SEO on Page ini harus bisa membuat konten yang bermanfaat, navigasi yang memudahkan pengunjung. Dengan konten yang berkualitas, pengunjung bisa menghabiskan waktu yang lumayan lama.

SEO Off Page

Sedangkan SEO Off Page adalah teknik yang digunakan dari luar website. Yang bisa dilakukan untuk off pafe adalah memberi tautan atau link dari suatu website lain menuju ke website kamu. Serta ada pula buzz.

Trend SEO Pada 2020

Jika berbicara mengenai SEO maka tidak cukup satu indikator saja. Bahkan teknik-teknik yang diterapkan sebelumnya belum tentu relevan jika diterapkan sekarang.

Optimasi yang seperti apa yang dibutuhkan? Tentu saja indikator tergantung dari algoritma yang Google berikan.

Jika algoritma diperbaharui oleh Google, maka indikator SEO pun ikut berubah. Penting bagi kamu untuk tahu Trend SEO 2020. Dengan memahami trend SEO akan membantu dalam memasarkan website agar ditemukan dan dibaca oleh pengunjung.

1. BERT & User-Focused Optimization

Bidirectionaal Encoder Repreesentations From Transformers atau yang dikenal sebagai BERT. Yang mana BERT merupakan algoritma baru yang diluncurkan oleh Google pada 2019 lalu.

Algoritma ini digunakan untuk membantu user dalam melakukan pencarian akurat sehingga artikel yang ditemukan memiliki konten-konten yang sama.

Teknologi yang digunakan ini bisa memahami bahasa yang lebih mirip dengan bahasa manusia. Ini berarti teknologi yang digunakan hampir menyempurnakan teknologi komputer seperti manusia.

Konteks yang dicari oleh user akan ditelaah dengan menghubungkan setiap keyword yang dicari. Bermacam keyword yang memiliki banyak makna atau ambiguitas akan semakin terminimalisir.

Cara Optimasi: Belum ada teknologi yang tersedia untuk mengoptimasi BERT. Namun kamu bisa membuat konten seperti yang diinginkan oleh pembaca. Buatlah konten dengan melakukan riset yang mendalam agar mendapatkan konten yang diinginkan oleh pembaca.

2. Konten Dengan Kualitas Tinggi

Apa yang dilakukan oleh pembaca dengan search engine adalah semata-mata untuk mencari informasi. Baik itu informasi yang detail, lengkap, sesuai kebutuhan dan tentunya terbaru atau update.

Jangan lagi membuat konten dengan terpaku pada indikator SEO, sehingga akan susah untuk dimengerti. Bahasanya menjadi kaku dan aneh. Dulu indikator SEO terletak pada jumlah keyword dan LSI yang tersebar dalam konten.

Ketika konten dibaca malah bikin pusing, bertele-tele dan tidak nyambung. Jadilah seorang penulis sekaligus pembaca. Dengan teknik ini kamu bisa menulis konten yang sebenarnya dibutuhkan oleh pembaca.

Pembuatan konten tentunya tidak memiliki standar yang sama. Tergantung dari siapa target pembaca. kamu akan membuat artikel kesehatan dengan target pembaca yang berbeda.

Target audiens untuk akademisi kesehatan tentunya bahasa yang digunakan lebih komplek dan mendalam. Sedangkan pembaca umum lebih suka bahasa yang ringan.

Cara optimasi:  Kamu harus melakukan riset mendalam terlebih dahulu. Gunakan sebanyak-banyaknya referensi agar konten yang dibuat bisa lebih akurat serta tepat.

Jangan hanya copy paste saja namun kamu harus tahu apa yang sedang kamu tulis apakah berguna serta penting atau tidak.

3. UX and SEO’S Technical

UX adalah user experience. Yang dimaksud dengan UX adalah pengalaman dari pengunjung yang akan digunakan untuk mengoptimasi UX. Berarti UX berkaitan dengan kecepatan, keamanan serta visualisasi sebuah situs.

UX yang perlu dioptimasi meliputi interaksi dengan pengunjung, halaman arahan serta feedback yang diberikan pengunjung setelah meninggalkan website.

Cara optimasi: Kamu harus bisa membantu pengunjung untuk memperoleh pengalaman yang maksimal serta nilai saat mengunjungi website. Bagaimana cara kerjanya? Lagi-lagi kamu harus memposisikan diri sekaligus sebagai seorang pembaca yang membutuhkan info tersebut.

4. Mobile SEO

Apa mobile SEO ini? Kini smartphone menjadi hal paling penting bagi seluruh masyarakat. Kebutuhan primer tidak hanya sandang, pangan dan papan namun smartphone.

Smartphone pun tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi tapi sebagai sumber informasi yang paling sering digunakan. Karena dianggap ringkas serta mudah digunakan dimanapun berada.

Cara optimasi: Buatlah website yang mobile friendly agar tampilan website bisa rapi ketika dibuka dari smartphone. Kebanyakan orang mengakses search engine dari smartphone nya masing-masing. 

5. Struktur Data

Seperti tren-tren di atas memang Google seperti menekankan pada kualitas konten. Sebagai pemilik website, kamu wajib membuat struktur data yang paling tepat. Sehingga mesin pencari bisa dengan mudah memahami apa yang tidak hanya ada pada halaman saja.

Satu elemen dengan elemen lain dalam satu halaman harus berhubungan serta halaman satu dengan halaman lainnya pada satu website. Karena dengan data yang terstruktur dengan baik bisa memudahkan search engine untuk memetakan websites.

Sehingga pengguna bisa menemukan informasi yang dibutuhkan pada website. Penggunaan meta data dan struktur data yang tepat dengan script.

Cara optimasi: Pahamilah beberapa bahasa pemrograman agar bisa mempermudah dalam pembuatan script pada html sebuah website. Minimal R serta Phyton.

6. Zero Click Searches

Jenis konte yang akan berpengaruh pada trend SEO 2020 adalah konten yang bisa memberikan informasi tanpa mengklik link website tersebut. Pastikan untuk melakukan riset yang mendalam Haaa bagaimana caranya?

Cara optimasi: Gunakan fitur FAQ, listacle, How To, penargetan gambar, cuplikan, deskripsi serta penampilan skema website. Karena hal ini bisa memudahkan pengguna dalam mencari informasi yang sedang dibutuhkan.

7. Brand Building sera Link Building

Apa yang dimaksud dengan brand building? Brand building merupakan usaha untuk membangun merek atau yang sering disebut dengan brand awareness.

Jika pengunjung sudah tertarik pada satu brand maka pengunjung tersebut pastinya akan tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan bukan? Sehigga penjualan pun bisa meningkat.

Sedangkan link building adalah cara untuk memperoleh backlink dari suatu website ke website yang lain. Karena dengan backlink akan meningkatkan trafik yang mengakibatkan sebuah brand mudah dikenal.

Cara optimasi: Menggunakan link pada konten SEO dari website kamu.

8. Optimalkan Knowledge Graph dan Entity Graph

Cara yang dimanfaatkan Google untuk meningkatkan hasil pencarian yang relevan dari berbagai sumber adalah dengan knowledge graph.

Google pun menyajikan data tersebut dengan data garfik yang berada pada kotak di sebelah kanan kolom hasil pencarian. Data detail yang dibutuhkan pengunjung akan dimuat pada knowledge panel pada halaman pencarian.

Cara optimasi: Mencantumkan alamat fisik dengan detail, jelas serta konsisten. Kamu juga bisa mencantumkan alamat dengan koordinat dari Google Maps.

Selain itu kamu juga bisa membuat akun Google My Business dengan berbagai informasi mengenai bisnis online yang kamu jalankan (jika website toko online).

Bisakah Sukses Tanpa SEO?

Tentu saja bisa. Setelah mendalami konsep di atas, sebenarnya kamu tidak perlu repot-repot memikirkan SEO. Karena tidak sedikit website yang bisa muncul pada page satu tanpa bantuan SEO.

Hal ini karena mesin pencari bertindak buka seperti robot namun seperti manusia. Mesin pencari sudah tahu bagaimana caranya mengasumsikan struktur artikel yang berkualitas.

Namun tidak menutup kemungkinan bahwa website kamu masih harus dioptimalisasi dengan SEO agar sukses.

Apakah Saya Bisa Melakukan SEO?

Kini SEO lebih banyak digunakan untuk berbisnis dari pada teknikal. Banyak tersedia jasa SEO.

Namun tidak perlu khawatir, kamu pun bisa melakukan SEO sendiri. Kamu pun bisa melakukan SEO seperti yang tim panuwun jelaskan di atas.

Ada kemungkinan SEO tidak digunakan dalam website yang bersifat informatif karena strukturnya mudah. Namun untuk website dengan struktur yang lebih rumit seperti toko online atau web app dibutuhkan SEO.

Kesimpulan

SEO merupakan gabungan dua hal berbeda yaitu seni dan ilmu. Banyak sekali kan faktor yang bisa berpengaruh terhadap optimasi SEO.

Jadi selain meningkatkan ilmu yaitu programming, visualisasi, backlink, kamu juga harus benar-benar membuat konten dengan kualitas yang tinggi yang disebut dengan seni.

Semakin canggih teknologi maka semakin mirip dengan cara berfikir manusia. Jadikan konten yang kamu buat sesuai dengan kebutuhan audiens.

Dan yang perlu diketahui adalah tidak ada proses serta hasil yang instan dari optimasi SEO. Kamu harus melakukan secara bertahap dan terus menerus.

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar